Menelusuri masa lalu tersendat-sendat Bukan tak menghargai sejarah Hanya kurang perhatian saja Banyak hal yang lebih penting Tinimbang menulis tanggal kejadian Dan menyimpan foto-foto kenangan Rupanya baru sekarang aku menyadari Betapa pentingnya kenangan Bermula dari rasa malas Dan hal-hal yang tak ingin kuceritakan Kalau bisa, ya dihapus saja dari ingatan Karena, ya memang menyebalkan Banyak tindakan-tindakan bodoh Yang tak mesti kita lakukan Berusaha melupakan, ya keterusan Walau akhirnya banyak hal juga yang terlupakan Aku mendapat pertanyaan tentang masa lalu Tidak bisa tidak, harus kujawab Mata-mata kosong penuh rasa ingin tahu itu memaksaku Ingin diisi dengan pandangan sesungguhnya Terus terang aku gelagapan Mana yang benar, mana yang tidak membaur menyatu He-eya! Inilah akibatnya kalau hanya melihat ke depan Tak sadar kalau di belakang ekornya panjang Dan tak mungkin aku diamkan Menghapus jejak juga memakan banyak waktu Dan lagi pula untuk apa? Hanya masalahnya aku lupa, ini jejakku atau bukan? Cerita sudah berkembang sedemikian rupa Menjadi kisah yang mengasyikkan Sambil ngopi dan kudapan Sejenak aku menengok ke belakang juga akhirnya Tetapi, ya tentu saja harus kulanjutkan perjalanan Tentu saja dengan kamu di sampingku Tentu saja dengan kamu di sampingku Di sampingku Di sampingku Cerita sudah berkembang sedemikian rupa Menjadi kisah yang mengasyikkan Sambil ngopi dan kudapan Sejenak aku menengok ke belakang juga akhirnya Tetapi, ya tentu saja harus kulanjutkan perjalanan Cerita sudah berkembang sedemikian rupa Menjadi kisah yang mengasyikkan Sambil ngopi dan kudapan Sejenak aku menengok ke belakang juga akhirnya Tetapi, ya tentu saja harus kulanjutkan perjalanan Tentu saja dengan kamu Di sampingku Tentu saja dengan kamu Di sampingku Di sampingku Di sampingku Di sampingku